Moisture Meter / Pengukur Kadar Air

Alat Pengukur Kadar Air / Moisture meter merupakan suatu alat / instrumen atau peralatan yang digunakan untuk mengukur jumlah kandungan air yang terdapat pada suatu object. Ada beberapa dari Alat tersebut juga dapat digunakan untuk mengukur tingkat kelembaban suatu object. Dan dari hasil pengukuran yang dilakukan dengan menggunakan pengukur kadar air / moisture meter ini, diharapkan akan dapat diketahui apakah suatu bahan sudah siap untuk dipergunakan atau belum ataupun bisa juga untuk menentukan apakah object tersebut sudah aman untuk dijual ataupun diproses, atau masih beresiko untuk disimpan. Kadar air sangat berpengaruh pada sifat fisik suatu benda. Sifat fisik yang berubah pada beberapa material untuk kepentingan tertentu, tentunya akan berpengaruh pada maksimalitas efektifitas fungsi sebuah benda yang ingin digunakan.

Beberapa material seperti bijian, kayu dan juga kertas sangat sensitiv terhadap kandungan kadar air. Sifat fisik dari bijian, kertas maupun kayu bisa berubah apabila kandungan air yang terdapat pada material tersebut berlebihan. Untuk memaksimalkan fungsi dari zat-zat terkait, maka digunakanlah moisture meter / alat pengukur kadar air sebagai instrumen atau peralatan untuk menentukan kandungan kadar air.

Di Indonesia, penggunaan moisture meter paling banyak di bidang pertanian untuk mengukur kandungan air dari biji-bijian seperti gandum, gabah, sorgum, jagung, tembakau, jerami dan lain sebagainya. Pengukuran kadar air dalam produk pertanian tentu saja akan sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas produk di pasaran.

Bagaimana prinsip kerja dari moisture meter tersebut? Secara umum ada beberapa cara dan prinsip kerja yang bisa dilakukan untuk menentukan kandungan air dari suatu zat, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Termogravimetri
Cara ini dilakukan dengan dua teknik utama yakni pemanasan dan penimbangan. Selisih berat sebelum pemanasan dan setelah pemanasan merupakan nilai dari kandungan air yang ditentukan tersebut.
Konduktometri
Prinsip atau cara inilah yang dilakukan oleh alat moisture meter tersebut, yakni salah satu teknik pengukuran kadar air dengan teknik elektrik, dimana pengukura didasarkan pada konduktivitas atau hantaran listrik. Kadar air akan berbanding linear terhadap kapasitas listrik yang diukur. Hantaran listrik tersebut akan ditangkap oleh alat yang dinamakan detektor.

Di JagoKomputer / Digital Meter Indonesia yang merupakan bagian dari CV. Java Multi Mandiri untuk mendistribusikan produk-produk untuk moisture meter sangat banyak dan beragam. Semua dapat anda lihat pada kategori terkait.